Thx anda Pengunjung ke :

Senin, 09 April 2012

Efek Halo Matahari di Bandung


Efek Halo atau fenomena pelangi mengitari matahari atau sering di sebut juga dengan cincin matahari terjadi lagi. Kali ini terlihat jelas di atas langit Kota Bandung pada hari Senin,  9 april 2012.jam.9.44 (ketika gambar diambil). Fenomena alam ini kembali memperlihatkan kebesaran Allah dengan keindahan alam yang diperlihatkan-Nya. Walaupun fenomena alam cincin Matahari ini bisa dijelaskan secara ilmiah tapi "Kun Fayakun" Jika Allah menghendaki maka apapun akan terjadi. Semoga dengan terjadinya fenomena alam Cincin Matahari ini atu disebut juga efek Halo akan menambah ke imanan kita kepada Sang Pencipta yang Maha Agung. Amiiiiiin.

Senin, 02 April 2012

Membuat Topeng dari Kertas Karton

Media membuat topeng bermacam-macam bisa dari kayu, tanah liat, bubur kertas atau kertas karton. Disini kita akan mencoba membuat topeng dengan media kertas karton dengan teknik melipat, memilin dan menggunting. Pembuatan topeng akan melatih kita untuk membuat karakter wajah manusia ada yang lucu,   galak, bengong, judes dlsb. Pengerjaannya sangat mudah hanya memerlukan ketekunan dan kesabaran, berikut akan diuraikan cara pembuatannya:

Bahan dan Alat :
1. Kertas Karton
2. Koran Bekas
3. Pewarna bisa dipilih salah satu seperti: Cat Air/ Cat Poster/ Cat untuk styroform
4. Asesories seperti : benang, kain, ijuk, renda dlsb

Alat-alat:
1. Gunting
2. Cuter
3. Hecter

Cara Pembuatan:
1. Buatlah sketsa  dasar wajah berbentuk Oval pada sehelai kertas karton kemudian pada sekeliling sisinya beri tanda garis titik 8 bagian.


2. Gunting, Lipat dan tekuk sketsa dasar wajah berbentuk oval kemudian di hecter satu persatu sehingga membentuk seperti gambar di atas
                                                                                     
3. Gunting kertas koran dengan ukuran kecil-kecil kemudian tempelkan pada bentuk dasar wajag topeng, maksudnya agar bentuk dasar topeng dari kertas karton menjadi keras

4. Bentukdasar topeng yang sudah selesai di tempeli guntingan kertas koran 

5. Buatlah bagian-bagiab wajah topeng seperti alis, hidung, pelipis, dan mulut dengan teknik melipat, menggunting dan menempel. Caranya sama dengan cara membuat bentuk dasar topeng seperti gambar no.1 dan 2 hanya saja ukurannya lebih kecil. Sebelumnya ukur dulu posisi mata, hidung dan mulut sesuai wajah kita kemudian dilubangi. 

6. Setelah bagian-bagian  wajah selesai ditempel pada bentuk dasar topeng tempelkan kembali guntingan kertas koran ke seluruh bagian wajah topeng, sehingga topeng menjadi lebih keras

7. Selanjutnya wajah topeng tinggal diberi warna sesuka hati kita, dapat menggunakan cat air untuk styroform, cat poster, cat kayu dlsb. Maka selesailah topeng kita dan selamat mencoba...

Topeng-topeng dari kertas karton dengan berbagai karakter:










Jumat, 30 Maret 2012

Pohon Bambu Mirip Lafadz Allah



Pohon Bambu ini persis berada di depan halaman rumah saya sebagai tanaman hias, sesekali pohon ini saya potong agar tidak menjadi terlalu rimbun. Hingga sekian lama pohon ini tumbuh dan baru disadari bahwa deretan dari 6 buah pohon bambu ini daunnya menyatu membentuk lafadz "ALLAH", ketika saya melihatnya sepintas di balik kaca spion mobil.
Supaya lebih meyakinkan maka saya ambil gambarnya dengan menggunakan camera HP (Wednesday, December 14, 2011, 8:23:42 AM ) dan Subhanallah memang hasil dari fotonya membentuk lafadz "Allah". Konfigurasi daun bambu berlafadz "Allah" ini bertahan hingga 2minggu seiring dengan gugurnya daun yang kering dan dahannya menjadi miring tertiup angin.

Minggu, 20 November 2011

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

 Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut yang  berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan KabupateGunung Bromo adalah salah satu gunung api yang masih aktif, Gunung Bromo berada di Provinsi Jawa Timur.n Malang. Suhu mencapai 10 derajat bahkan sampai 0 derajat Celsius saat menjelang pagi. 
Keindahan dari gunung bromo dapat dilihat ketika pagi hari menjelang terbitnya sang fajar, sehingga diperlukan perjalanan pada saat tengah malam, jika kita berangkat dari Probolinggo kira-kira berjarak 45 km dengan jarak tempuh sekitar 1. 1/2jam - 2jam dengan route Ketapang, lalu diteruskan menuju Sukapura Ngadisari dan langsung ke Cemoro Lawang tepat di bibir Kaldera. 
Perjalanan yang ditempuh melalui dataran tinggi dengan jalan menanjak yang kecil dan sangat curam diperlukan keterampilan mengemudi yang handal dan tidak disarankan untuk menyetir sendiri karena sangat berbahaya kita dapat menyewa mobil hardtop atau elf dan kita tinggal menikmat perjalanan menembus kegelapan malam. 
Jika kita tiba sebelum fajar maka di daerah bukit Pananjakan sudah disediakan pendopo yang cukup luas untuk tempat istirahat sejenak dan untuk melawan dinginnya suhu udara disana banyak tersedia penyewaan mantel dan sarung tangan dengan harga nego.
Keindahan yang dapat kita lihat di gunung Bromo adalah :
1. Melihat Matahari Terbit
Bukit Pananjakan tempat menikmati terbitnya fajar dengan matahari terbit dibalik gunung dengan hamparan awan yang berada dibawah kita, Subhanallah suatu pemandangan yang sangat fantastik dan menkjubkan sukar dilukiskan dengan kata-kata, tampak gunung batok, bromo dan semeru terlihat dibalik kabut yang berada jauh di bawah kita.












   
2. Padang Pasir Gunung Bromo
Ketika matahari sudah agak meninggi masih  dibukit pananjakkan terlihat hamparan bukit pasir yang sebetulnya merupakan kaldera seluas 10km persegi yang barada jauh dibawah untuk sampai disana maka kita harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kendaraan menuruni bukit-bukit yang terjal dan curam sekitar setengah jam hingga sampai batas parkir kendaraan bermotor.
Untuk menikmati bukit pasir kita bisa menunggangi kuda yang disewakan oleh masyararakat suku tengger hingga kaki gunung bromo dengan harga nego. Di area padang pasir ini terdapat gunung Batok juga Pura tempat ibadahnya suku tengger.





















 3. Kawah Bromo
Merupakan kawah yang masih aktif yang masih mengepulkan asapnya, jarak kawah dari tempat pemberhentian mobil sekitar 10Km sampai kaki kawah  dan untuk sampai di puncak kawah kita harus menaiki tangga dengan jumlah anak tangga sekitar 250 cukup terjal untuk dilalui dengan berjalan kaki namun terdapat pemberhentian di tengah-tengah tangga menuju kawah sebagai tempat persitirahatan untuk mengambil nafas dengan ciri anak tangga yang lebih datar dan panjang.







Foto-foto diambil masih dalam keadaan aman jauh sebelum gunung bromo mengalami erupsi pada bulan febuari 2011.